Kegiatan CSR Patra Jasa

Penataan Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo yang sudah berdiri sejak tanggal 24 Maret 1925 ini memiliki nilai historis dan filosofis dengan Keraton Yogyakarta karena telah melewati tiga fase, yakni masa kerajaan, penjajahan, dan kemerdekaan. Nama Beringharjo memiliki makna harafiah hutan pohon beringin yang diharapkan memberikan kesejahteraan bagi warga Yogyakarta. Pasar tradisional yang sudah berdiri sejak 25 Maret 1925 ini direncanakan akan dilestarikan menjadi salah satu Cagar Budaya Indonesia.

PT Patra Jasa turut berpartisipasi dalam penataan Pasar Beringharjo sekaligus penataan Kawasan Malioboro dengan memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain menjadikan salah satu cagar budaya, tujuan dari kegiatan kali ini adalah menegaskan bahwa Pasar Beringharjo adalah salah satu destinasi wisata belanja yang dapat dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah dan juga negara.

PJ Direktur Utama PT Patra Jasa, Bapak Hari Tjahya Wibowo menyampaikan, “Ketika mendengar Kota Yogyakarta, yang muncul dari benak masyarakat yang pastinya adalah Malioboro dan Pasar Beringharjo. Maka itulah Pasar Beringharjo sudah sepantasnya mendapatkan perhatian lebih karena ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan datang ke Yogyakarta”.

Beliau melanjutkan, “Dengan Patra Jasa turut berpartisipasi dalam kegiatan penataan Pasar Beringharjo, diharapkan dapat memberi energi positif, tidak hanya kepada para pedagang di Pasar Beringharjo, namun juga masyarakat disekitar dan juga pengunjung yang datang. Dengan menciptakan suasana yang nyaman dan sejuk, akan banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Pasar”.

Hadir dalam acara peresmian Pasar Beringharjo, Walikota Yogyakarta – Bapak H. Haryadi Suyuti dan Wakil Walikota Yogyakarta – Bapak Heroe Poerwadi, beserta jajarannya. Hadirin lainnya antara lain PJ. Direktur Utama PT Patra Jasa – Bapak Hari Tjahya Wibowo, PJ. Direktur Operasi PT Patra Jasa – Bapak Ferry Febrianto, Direktur Aset Manajemen PT Pertamina (Persero) – Bapak Muhamad Haryo Yunianto, Direktur Utama PT TWC – Bapak Edi Setijono

Image module
Image module
Image module